Rabu, 02 September 2015

Tiga Komponen Baru Penilaian Kelulusan PKKMaba FISIP

Malang, PERSPEKTIF – Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Akhmad Muwafik Saleh mengungkapkan bahwa sistem penilaian kelulusan mahasiswa baru tahun 2015 didasarkan tiga komponen. Hal ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya menggunakan presentase kehadiran sebagai komponen penilaian
.
“Satu, kehadiran mereka atas tiga rangkaian acara Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK Maba), student day, dan mentoring. Penilaian kedua, keseriusan dalam mengerjakan tugas. Yang ketiga adalah etika selama satu semester,” terangnya, Rabu (2/9).

Presentase kehadiran sebanyak 60% dari ketiga rangkaian acara PKK Maba. Tugas memiliki persentase 20% dan akan dikoreksi oleh Fasilitator. Etika mempunyai presentase 20%. Kriteria penilaian etika berdasarkan standar konsepsi aturan kode etik yang dibuat oleh pihak rektor UB dan FISIP. 

Adapun penilaian etika ini akan diawasi bersama oleh panitia dan dosen. “Keseluruhan panitia, dosen, dan pastinya diri sendiri,” tutur Fasilitator, Melinda S. Mahasiswi Ilmu Hubungan Internasional angkatan 2014 itu menambahkan bahwa dosen lebih berperan dalam pengawasan etika mahasiswa baru. Tetapi ia menegaskan pengawasan etika itu lebih kepada kesadaran diri sendiri.
Bagi mahasiswa baru yang tidak lulus PKK Maba kali ini maka mereka harus mengikuti kegiatan orientasi ulang serta akan diberikan tugas untuk membuat proposal PKM. Sanksi ini juga berlaku untuk mahasiswa lama yang tidak lulus PKK Maba tahun sebelumnya.

“Penting. Karena menjadi syarat wajib untuk bisa ujian komprehensif. Ujian komprehensif sendiri menjadi syarat lulus untuk seluruh aktivitas perkuliahan. Jika tidak lulus PKK Maba tiga komponen tersebut maka akan kesulitan untuk ujian komprehensif,” jelas Muwafik mengenai pentingnya sertifikat kelulusan PKK Maba. (aw/ank)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar